Artikel Jamur

Jamur Tiram Merah

jamur tiram merahJamur tiram memang tengah menjadi primadona yang dipilih sebagai peluang usaha bagi para petani jamur. Cara budidaya jamur yang mudah dan dapat dilakukan sepanjang tahun serta tidak memerlukan lahan yang terlalu luas membuat budidaya jamur tiram menjadi alternatif usaha yang dapat dijalankan dimana saja. Keunggulan lainnya yaitu harga jual yang relatif mahal sehingga tingkat keuntungan yang dihasilkan pun relatif tinggi. Hal-hal inilah yang membuat potensi bisnis jamur tiram semakin bersinar.

Ada beberapa jenis jamur tiram yang dapat dibudidayakan, dan salah satunya yaitu jamur tiram merah. Jamur tiram merah (plerotus fisbelatus) juga mampu tumbuh secara saprofit pada berbagai batang kayu. Jamur tiram merah memiliki ciri fisik sebagai berikut

  • Badan buah dengan tudung (pileus) berwarna merah, merah muda, merah pucat, sampai kekuningan.
  • Lebar tudung 4 – 5 cm, bentuknya bisa bermacam-macam sesuai letak tumbuhnya.
  • Tudung bisa membuka seperti payung dengan bentuk datar, cekung, cembung atau bergelombang.
  • Letak tangkainya di tengah atau asimetris. Badan buah dari hasil penanaman biasanya lebih besar daripada yang tumbub secara alami.
  • Berat badan buah tunggal mencapai 300 – 400 gram.
  • Lamela berwarna merah muda atau keputihan. Perlekatan antara tuding dan tangkai menyatu.
  • Tangkai berwarna keputihan, dengan panjang 3 – 10 cm.
  • Spora hialin, tumpukan spora berwarna putih atau kekuningan, dengan ukuran spora 8 – 11 cm X 4 – 5 cm.

Dalam pembentukan badan buah ditentukan oleh banyak faktor. Semua faktor yang mempengaruhi pertumbuhan miselium juga berpengaruh pada pembentukan badan buah. Faktor tersebut meliputi faktor genetik, substrat, dan ekologi. Faktor ekologi menjadi kendali terutama iklim, iklim mikro, dan keadaan udara

Melakukan budidaya jamur tiram membutuhkan suhu tertentu agar pertumbuhannya maksimal. Untuk budidaya jamur tiram merah dibutuhkan suhu 15 – 20˚C sebagai fase pertumbuhan yang dipercepat, kemudian diturunkan menjadi suhu 20 – 30˚C. Suhu optimum untuk pertumbuhan adalah 25˚C. Kemudian kandungan air yang sesuai untuk pertumbuhan yaitu 70 – 75% dengan kelembaban 85 – 95%.

Sumber gambar : http://kebunjamur.files.wordpress.com/2008/10/tiram-merah.jpg?w=300