Artikel Jamur

Sterilisasi Baglog Jamur Sederhana

Sterilisasi Baglog Jamur Sederhana

Sterilisasi Baglog Jamur Sederhana

Sterelisasi baglog jamur bertujuan untuk mencegah tumbuhnya jamur liar dan hewan yang berada di dalam baglog yang mungkin terbawa bersama bahan baku yang dapat mengganggu pertumbuhan jamur yang ditanam.

Cara sterelisasi ini menggunakan alat oven/steamer . sterelisasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, misalnya dengan udara panas, atau dengan tekanan tinggi, dan sebagainya. Sterelisasi baglog/substrat tanam jamur dapat dilakukan dengan menggunakan uap air panas bertekanan tinggi yaitu pada temperatur uap air sekitar 100C dan tekanan 1 atmosfir / 2 bar. Sterelisasi yang dilakukan pada temperatur 80C-90C memerlukan waktu antara 7-8 jam, sedangkan sterelisasi pada temperatur diatas 90C memerlukan waktu selama 4 jam.

Beberapa alternatif cara sterelisasi sebagai berikut:

Sterilisasi Baglog Jamur Sederhana

Sterilisasi Baglog Jamur Sederhana

Salah satu cara sterelisasi sederhana dengan membuat bejana sterelisasi sendiri dari drum bekas yang bisa memuat lebih kurang 100 baglog. Bagian dalam bejana dibagi 2 bagian,yaitu bagian bawah dan bagian ata. Bagian bawah, dgunakan sebagai tempat air yang akan dipnaskan dan menghasilkan uap air panas. Bagian atas, digunakan sebagai tempat baglog/substrat tanam yang akan disterilkan. Bagian bawah dan bagian atas dibatasi degan kawat kasa ataupun penghalang lain yang terbuat dari anyaman bambu.

Kegagalan stereisasi dengan cara seperti di atas antara lain disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:

  • Temperatur yag diperlukan, yaitu temperatur diatas 85C , tidak tercapai atau tidak tersebar secara merata ke tiap substrat tanam yang berada di dalam drum.
  • Waktu pemanasan terlalu singkat, rata-rata kurang dari lima jam, sehingga bibit jamur liar yang terdapat di dalam substrat tanam dalam bentuk spora tidak mati.
  • Tekanan uap air panas yang diperlukan tidak tercapai sehingga banyak jasad kontaminan (berbentuk spora jamur)akan tumbuh.

Nilai kontaminasi yang lebih dari 30% tentu saja merupakan kerugian yang sangat besar. Jika jumlah baglog/substrat tanam yang disterilkan lebih dari 1000 buah maka jumlah yang terkontaminasi lebh dari 300 buah.