Artikel Jamur

Panen Untung Budidaya Jamur

Pelatihan Budidaya Jamur TiramJamur tiram merupakan salah satu jenis jamur konsumsi yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Kandungan protein dan vitamin di dalamnya membuat jamur tiram berpotensi untuk dikembangkan menjadi komoditas pasar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tingginya minat pasar terhadap jamur ternyata belum sepenuhnya bisa dipenuhi oleh para pelaku jamur yang memiliki keterbatasan produksi. Sehingga, menekuni usaha di bidang agribisnis jamur saat ini menjadi sebuah peluang yang menjanjikan. Untuk menciptakan para pelaku jamur yang memiliki kompetensi tinggi, Lantabura Media kembali mengadakan pelatihan produksi baglog dan budidaya jamur tiram dengan tema “Panen Untung Budidaya Jamur” pada hari Jumat s.d. Sabtu (29-30 Juli 2011).

Pelatihan Budidaya JamurPelatihan yang diselenggarakan untuk ketiga kalinya itu diikuti 5 (lima) orang peserta, yaitu Edo Lahartu dari Kebumen (22), Lanny Haryanti (53) dari Gombong, Damar Sadono (33) dari Karanganyar, Sarno Siswardono dan Panji dari Klaten. Sama seperti sesi pelatihan sebelumnya, materi kali ini dibagi menjadi dua hari. Pada hari pertama Jumat (29/7), peserta memperoleh penjelasan teori tentang seluk beluk produksi baglog jamur tiram dan budidayanya. Setelah memperoleh gambaran secara teori, peserta kemudian diajak mengunjungi lokasi kumbung (rumah) jamur tiram milik petani jamur untuk berbagi pengalaman dengan pelakunya langsung.

Setelah memperoleh pengalaman melihat dan bertanya langsung dengan petani jamur, peserta diajak untuk mengunjungi Aneka Mesin untuk melihat proses produksi mesin-mesin teknologi tepat guna, terutama mesin produksi jamur seperti press / mesin baglog jamur dan peniris minyak (spinner) untuk olahan keripik jamur.

Peserta Pelatihan Budidaya JamurPada hari kedua pelatihan Sabtu (30/7), peserta melakukan praktik langsung pembuatan media tanam (baglog) jamur tiram dan berbagai perlakuan budidayanya. Masing-masing peserta diajarkan bagaimana mengolah bahan baku produksi (serbuk gergaji, bekatul, dolomite, dll) menjadi sebuah media tanam untuk tumbuh jamur sampai dengan media tersebut siap untuk dibudidayakan. Selain itu, perlakuan budidaya seperti proses penyiraman (raising), pelubangan baglog (untuk tumbuh keluarnya jamur), sampai dengan proses panen yang benar juga dipraktikkan pada sesi tersebut.

Tim training bisnisUKM